Sosial
Bau Nyale, Tradisi Menangkap Cacing Laut Masyarakat Lombok
Penulis: Redaksi All AZ Berita ·
04 September 2026
Bau Nyale adalah tradisi menangkap cacing laut yang digelar masyarakat suku Sasak di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tradisi ini berlangsung setiap bulan kedua dalam penanggalan Sasak atau sekitar bulan Februari hingga Maret. Nyale merupakan cacing laut yang muncul ke permukaan pantai pada waktu tertentu.
Menurut kepercayaan, nyale merupakan jelmaan Putri Mandalika yang mengorbankan diri demi meredakan perkelahian antar pangeran. Dalam tradisi Bau Nyale, ribuan warga berbondong-bondong turun ke pantai secara serentak untuk menangkap cacing laut. Momen ini juga menjadi ajang silaturahmi dan hiburan rakyat.
Bau Nyale menjadi tradisi budaya dan wisata unggulan Pulau Lombok yang ditetapkan sebagai warisan budaya. Tradisi ini melambangkan kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat Sasak. Kehadirannya memperkaya khazanah budaya Nusa Tenggara Barat.
Pelestarian Bau Nyale terus dilakukan oleh masyarakat Lombok dan pemerintah daerah. Perayaan tahunan digelar untuk menjaga tradisi leluhur serta menarik wisatawan. Dengan demikian tradisi tangkap cacing laut ini tetap lestari di tengah masyarakat.