Hiburan
Danau Toba Kembali Pertahankan Status UNESCO Global Geopark
Penulis: Redaksi All AZ Berita ·
04 September 2026
Danau Toba kembali mencatatkan prestasi internasional dengan mempertahankan status Green Card UNESCO Global Geopark pada Sidang Council UNESCO Global Geoparks yang digelar September 2025. Keputusan tersebut memastikan keanggotaan Kaldera Toba dalam Jaringan Geopark Global diperpanjang empat tahun ke depan setelah evaluasi dari para asesor. Gubernur Sumatera Utara menyambut baik keputusan ini dan mengajak semua pihak menjaga warisan alam tersebut.
Terletak di Sumatera Utara, Danau Toba adalah danau vulkanik terbesar di dunia dengan panjang sekitar 100 kilometer dan lebar hingga 30 kilometer serta kedalaman maksimum 505 meter. Danau ini terbentuk dari letusan supervolcano Toba sekitar 75.000 tahun lalu yang dianggap salah satu letusan terbesar sepanjang sejarah bumi. Letusan dahsyat tersebut membentuk kawah raksasa yang kini terisi air dan menjadi kaldera terbesar di dunia pada zaman Kuarter.
Di tengah danau terdapat Pulau Samosir, pulau vulkanik di dalam danau yang menjadi pusat kebudayaan suku Batak Toba. Wisatawan dapat menikmati pemandangan pegunungan, rumah adat Batak yang khas, serta berkeliling dengan perahu dari Parapat menuju Tomok dan Tuktuk. Keindahan alam dan kekhasan budaya Batak menjadikan Toba salah satu Destinasi Pariwisata Prioritas nasional.
Status UNESCO Global Geopark ini bukan sekadar simbol perlindungan kawasan, tetapi juga membuka peluang pendidikan, penelitian, dan pariwisata berkelanjutan yang berdampak positif bagi ekonomi masyarakat sekitar. Para pemangku kepentingan menyebut Danau Toba merupakan representasi visi pariwisata Indonesia yang menggabungkan unsur alam, budaya, dan ilmu pengetahuan. Ke depan pengelolaan berbasis geowisata diharapkan terus mendorong kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.