Budaya
Tari Kecak, Tarian Kolosal Legenda Ramayana dari Bali
Penulis: Redaksi All AZ Berita ·
04 September 2026
Tari Kecak adalah tarian khas Bali yang dimainkan oleh puluhan hingga ratusan pria yang duduk melingkar sambil meneriakkan kata cak-cak-cak secara ritmis. Tarian ini menggambarkan kisah Ramayana, khususnya saat pasukan kera membantu Rama menyelamatkan Sinta. Berbeda dengan tarian Bali lain, Kecak tidak menggunakan alat musik gamelan.
Perkembangan Tari Kecak dimulai sekitar tahun 1930-an dan dikembangkan oleh seniman Jerman Walter Spies bersama seniman setempat. Mereka mengangkat cerita Ramayana ke dalam bentuk pertunjukan kolosal. Sejak itu Kecak menjadi salah satu pertunjukan paling ikonik bagi wisatawan di Bali.
Kecak biasanya ditampilkan di pura dan tempat wisata saat matahari terbenam, seperti di Pura Uluwatu dan Desa Ubud. Ritme suara cak-cak-cak dari para penari menambah suasana dramatis pertunjukan. Pertunjukan ini menjadi daya tarik utama wisata budaya di Pulau Dewata.
Pelestarian Tari Kecak terus dilakukan oleh masyarakat dan pengelola seni di Bali. Pertunjukan rutin digelar untuk menghibur wisatawan sekaligus melestarikan kisah epik Ramayana. Dengan begitu tradisi seni Bali yang agung ini terus hidup dan dikenal dunia.