Pendidikan
Kurikulum Merdeka Terus Dikembangkan untuk Atasi Krisis Belajar
Penulis: Redaksi All AZ Berita ·
04 September 2026
Kementerian Pendidikan terus mengembangkan Kurikulum Merdeka sebagai jawaban atas krisis belajar yang terungkap dari berbagai asesmen nasional dan internasional. Kurikulum ini memberikan keleluasaan kepada guru untuk menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan serta karakteristik peserta didik. Pendekatan yang lebih fleksibel diharapkan mampu menumbuhkan kompetensi dan karakter siswa secara holistik.
Berbeda dengan kurikulum sebelumnya yang cenderung seragam, Kurikulum Merdeka memusatkan pembelajaran pada kebutuhan murid melalui konsep yang lebih sederhana dan mendalam. Guru diberikan kebebasan memilih perangkat ajar dan menyusun pembelajaran yang kontekstual. Hal ini juga mendukung terwujudnya Profil Pelajar Pancasila sebagai arah pendidikan nasional.
Hasil kajian berbagai lembaga menunjukkan banyak sekolah sudah menerapkan Kurikulum Merdeka secara bertahap dengan dukungan platform pembelajaran dan pelatihan guru. Evaluasi berkelanjutan terus dilakukan untuk memperbaiki implementasi di lapangan. Pemerintah berkomitmen mendampingi satuan pendidikan selama proses transisi.
Pembaruan Kurikulum Merdeka pada tahap berikutnya diarahkan pada penyederhanaan dan penguatan pembelajaran yang berpusat pada murid. Satuan pendidikan diberikan keleluasaan untuk mengembangkan praktik baik sesuai kondisi lokal. Dengan begitu, kurikulum diharapkan mampu menjawab tantangan keterampilan abad ke-21.